Kolaborasi Dosen dan Mahasiswa FKTP UNG Publikasikan Riset Makroalga di Pantai Losari Bone Bolango

Oleh: Veggy Arman . 4 November 2026 . 11:39:07

Gorontalo, 4 November 2026 – Kolaborasi dosen dan mahasiswa Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP), Universitas Negeri Gorontalo (UNG), kembali menghasilkan publikasi ilmiah yang mengangkat potensi sumber daya pesisir Gorontalo. Penelitian berjudul “Studi Kepadatan Makroalga (Sargassum polycystum dan Padina australis) Berdasarkan Karakteristik Sedimen di Perairan Pantai Losari Kabupaten Bone Bolango Provinsi Gorontalo”diterbitkan dalam Jurnal Pengolahan dan Sumberdaya Akuatik (JPSDA), Volume 1 Nomor 1, Februari 2026, halaman 46–51.

Penelitian ini merupakan hasil kolaborasi antara dua dosen FKTP UNG, Nurqadri Syaia Bakti dan La Nane, bersama mahasiswa Sonya. Keterlibatan mahasiswa dalam penelitian menjadi salah satu bentuk implementasi pembelajaran berbasis riset sekaligus upaya memperkuat budaya akademik di lingkungan FKTP UNG. Kajian ini berfokus pada hubungan antara karakteristik sedimen dasar dengan kepadatan dua jenis makroalga cokelat, yaitu Sargassum polycystum dan Padina australis, yang ditemukan di kawasan Pantai Losari, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo. Penelitian dilaksanakan dengan menentukan tiga stasiun pengamatan, masing-masing memiliki tiga substasiun. Pengukuran kepadatan makroalga dilakukan menggunakan transek berukuran 1 × 1 meter persegi, sedangkan sampel sedimen diambil menggunakan pipa PVC berdiameter 2 inci. Karakteristik sedimen kemudian dianalisis berdasarkan klasifikasi ukuran butir Wentworth.

Hasil penelitian menunjukkan bahwa karakteristik sedimen memiliki keterkaitan dengan kepadatan makroalga. Pada sedimen pasir kasar berukuran 1–2 mm, rata-rata kepadatan Sargassum polycystum mencapai 21 individu, sedangkan Padina australis sebanyak 12 individu. Pada sedimen pasir sedang berukuran 0,25–0,5 mm, kepadatan masing-masing jenis tercatat sebanyak 18 dan 10 individu. Sementara itu, pada sedimen pasir halus, kepadatan Sargassum polycystumtercatat sebanyak 8 individu dan Padina australis sebanyak 11 individu.

Temuan tersebut menunjukkan bahwa Sargassum polycystum cenderung memiliki kepadatan lebih tinggi pada substrat berpasir kasar. Kondisi ini berkaitan dengan kemampuan makroalga untuk melekat pada substrat melalui struktur penempel atau holdfast. Sebaliknya, karakteristik sedimen yang lebih halus dapat memengaruhi proses penempelan dan berpotensi menghambat fotosintesis akibat partikel sedimen yang menutupi permukaan organisme.

Selain karakteristik sedimen, penelitian juga mengukur kandungan bahan organik total atau Total Organic Matter(BOT). Hasil pengukuran menunjukkan rata-rata kandungan BOT pada ketiga stasiun sebesar 1,57 persen, yang menurut hasil kajian cukup mendukung pertumbuhan kedua jenis makroalga tersebut. Penelitian ini memberikan informasi penting mengenai hubungan antara kondisi substrat dan keberadaan makroalga di kawasan pesisir. Data tersebut dapat menjadi dasar bagi penelitian lanjutan mengenai ekologi makroalga, pemetaan potensi sumber daya hayati pesisir, serta pengelolaan ekosistem pantai secara berkelanjutan.

Kolaborasi antara Nurqadri Syaia Bakti, La Nane, dan mahasiswa Sonya juga memperlihatkan pentingnya keterlibatan mahasiswa dalam kegiatan penelitian dosen. Melalui proses penelitian, mahasiswa memperoleh pengalaman langsung dalam pengambilan data lapangan, identifikasi organisme, analisis karakteristik lingkungan, hingga penyusunan publikasi ilmiah. Bagi FKTP UNG, publikasi ini menjadi salah satu wujud pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam membangun sinergi antara pendidikan dan penelitian. Keterlibatan mahasiswa dalam publikasi ilmiah diharapkan dapat terus mendorong lahirnya generasi akademisi yang memiliki kemampuan riset, berpikir kritis, serta kepedulian terhadap keberlanjutan sumber daya kelautan dan perikanan di Gorontalo.

Artikel lengkap dapat diakses melalui laman Jurnal Pengolahan dan Sumberdaya Akuatik (JPSDA): Klik Disini.. 

 

Agenda

8 - 9 Oktober 2026

Akreditas Jurusan Manajemen Sumber Daya Perairan

Agenda Akreditasi Jurusan Manajemen Sumber Daya Perairan merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka mempersiapkan, memastikan, dan meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan standar akreditasi yang berlaku. Kegiatan ini mencakup evaluasi dokumen, pemenuhan data dan eviden, penataan administrasi akademik, serta koordinasi seluruh sivitas akademika untuk mendukung proses asesmen akreditasi.

2 - 4 Oktober 2026

KONASPI XII 2026 di Bali

Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP) Universitas Negeri Gorontalo turut berpartisipasi dalam Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (KONASPI) XII Tahun 2026 yang berlangsung di Bali.
Kehadiran perwakilan dosen FKTP UNG menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan, jejaring akademik, serta pertukaran gagasan dalam mendukung transformasi dan pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.

04 Januari - 04 Februari 2017

Banding Akreditasi Prodi MSP

Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan akan melaksanakan Banding terkait dengan hasil Akreditasi dari BAN-PT.

16 - 18 September 2016

VISITASI AKREDITASI PROGRAM STUDI TEKNOLOGI HASIL PERIKANAN

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNG akan melakukan Akreditasi Program Studi. Adapun Program Studi yang akan di Akreditasi yakni Program Studi Teknologi Hasil Perikanan. Pelaksanaan Akreditasi pada tanggal 16- 18 September 2016.