
Gorontalo, 02 November 2026 – Dua dosen Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP), Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Prof. Hasim dan Prof Femy M. Sahami, berkontribusi dalam publikasi penelitian ilmiah internasional mengenai kontaminasi mikroplastik pada ikan komersial di kawasan Teluk Tomini. Artikel berjudul “Microplastics Contamination in Commercial Fish of Tomini Bay: Implications for the Bajo Maritime Community” tersebut diterbitkan dalam Egyptian Journal of Aquatic Biology and Fisheries, Volume 30, Issue 1, edisi Januari–Februari 2026, halaman 895–913.
Publikasi ini merupakan hasil kolaborasi enam peneliti, yakni Syam S. Kumaji, Dewi Wahyuni K. Baderan, Hasim Hasim, Zuliyanto Zakaria, Djuna Lamondo, dan Femy M. Sahami. Keterlibatan Prof. Hasim dan Prof. Femy M. Sahami menjadi representasi kontribusi akademisi FKTP UNG dalam pengembangan riset kelautan, khususnya kajian pencemaran mikroplastik dan keberlanjutan ekosistem pesisir. Penelitian tersebut mengkaji karakteristik, kelimpahan, dan pola distribusi mikroplastik pada berbagai jenis ikan yang umum dikonsumsi masyarakat Bajo di Desa Torosiaje, Kabupaten Pohuwato, Gorontalo. Kajian ini menjadi penting mengingat masyarakat pesisir memiliki hubungan erat dengan sumber daya perikanan dan ekosistem laut sebagai bagian dari kehidupan sehari-hari.
Penelitian dilaksanakan melalui pengambilan sampel ikan selama periode Juni hingga Agustus 2025. Analisis dilakukan terhadap jaringan otot dan saluran pencernaan ikan untuk mengidentifikasi karakteristik partikel mikroplastik berdasarkan ukuran, bentuk, dan warnanya. Hasil penelitian memberikan gambaran ilmiah mengenai keberadaan mikroplastik pada seluruh sampel ikan yang dianalisis. Bentuk serat (fiber) mendominasi hingga 94 persen dari total partikel yang ditemukan, sementara partikel berwarna biru mencapai 83 persen atau sebanyak 524 partikel. Karakteristik tersebut memberikan petunjuk mengenai kemungkinan sumber mikroplastik yang berkaitan dengan aktivitas manusia, termasuk penggunaan alat tangkap berbahan jaring dan tali nilon serta aktivitas domestik masyarakat pesisir. Penelitian ini menyediakan data dasar yang dapat dimanfaatkan untuk mendukung pengembangan strategi pemantauan lingkungan, pengelolaan sampah, dan mitigasi pencemaran mikroplastik di kawasan pesisir Teluk Tomini.
Keterlibatan Prof. Hasim dan Prof. Femy M. Sahami dalam publikasi kolaboratif ini memperlihatkan kontribusi dosen FKTP UNG dalam menghasilkan karya ilmiah yang mengangkat persoalan lingkungan laut di tingkat internasional. Publikasi tersebut juga memperkuat pentingnya kolaborasi multidisiplin dalam mengembangkan kajian kelautan dan perikanan yang relevan dengan kebutuhan masyarakat pesisir. Bagi FKTP UNG, capaian ini menjadi bagian dari upaya memperkuat budaya penelitian dan publikasi ilmiah dosen, sekaligus memperluas kontribusi akademik dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan pengelolaan sumber daya kelautan dan perikanan secara berkelanjutan.
Artikel lengkap dapat diakses melalui DOI: Klik Disni..
Agenda Akreditasi Jurusan Manajemen Sumber Daya Perairan merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka mempersiapkan, memastikan, dan meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan standar akreditasi yang berlaku. Kegiatan ini mencakup evaluasi dokumen, pemenuhan data dan eviden, penataan administrasi akademik, serta koordinasi seluruh sivitas akademika untuk mendukung proses asesmen akreditasi.
Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP) Universitas Negeri Gorontalo turut berpartisipasi dalam Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (KONASPI) XII Tahun 2026 yang berlangsung di Bali.
Kehadiran perwakilan dosen FKTP UNG menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan, jejaring akademik, serta pertukaran gagasan dalam mendukung transformasi dan pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.
Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan akan melaksanakan Banding terkait dengan hasil Akreditasi dari BAN-PT.
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNG akan melakukan Akreditasi Program Studi. Adapun Program Studi yang akan di Akreditasi yakni Program Studi Teknologi Hasil Perikanan. Pelaksanaan Akreditasi pada tanggal 16- 18 September 2016.