
Gorontalo, 21 Oktober 2026 – Dosen Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP), Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Dr. Arfiani Rizki Paramata, S.Pi., M.Si, terpilih sebagai peserta dalam program Internasional Belt and Road International Mariculture Technologies. Kegiatan ini menjadi kesempatan berharga untuk memperluas wawasan, memperdalam pengetahuan, serta memperkuat kolaborasi internasional dalam bidang teknologi marikultur dan pengembangan sumber daya kelautan.
Program ini didukung penuh oleh bagian kerja sama internasional di bawah Ministry of Science and Technology (MOST) Republik Rakyat Tiongkok. Pelaksanaannya juga didukung oleh Network of Aquaculture Centres in Asia-Pacific (NACA) melalui sekretariatnya, serta State Key Laboratory of Mariculture Biobreeding and Sustainable Goods, yang berperan dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi akuakultur berkelanjutan.
Keikutsertaan Dr. Arfiani Rizki Paramata, S.Pi., M.Si dalam program tersebut tidak terlepas dari kompetensi dan keahliannya di bidang biodiversitas, khususnya dalam kajian genetika dan genom. Keahlian ini menjadi salah satu bidang penting dalam pengembangan riset kelautan, terutama untuk memahami keanekaragaman hayati, karakteristik genetik organisme, serta mendukung pengelolaan dan pemanfaatan sumber daya laut secara berkelanjutan.
Selama mengikuti kegiatan, peserta memperoleh berbagai pengetahuan dan pengalaman baru terkait perkembangan teknologi marikultur, inovasi dalam budidaya laut, serta pendekatan ilmiah untuk mendukung pengembangan sektor akuakultur. Kegiatan ini juga menjadi ruang pertukaran pengetahuan dan pengalaman antarnegara, sehingga membuka peluang kolaborasi dalam bidang pendidikan, penelitian, dan pengembangan teknologi kelautan.
Program internasional ini diikuti oleh peserta dari delapan negara, yakni Ekuador, Rusia, Pakistan, Bangladesh, Malaysia, Filipina, dan Thailand termasuk Indonesia. Keberagaman latar belakang peserta menghadirkan kesempatan untuk saling berbagi perspektif, pengalaman riset, serta perkembangan teknologi marikultur di masing-masing negara. Bagi FKTP UNG, partisipasi dosen dalam program internasional seperti ini merupakan langkah strategis untuk memperkuat kapasitas sumber daya manusia, memperluas jejaring akademik global, dan meningkatkan kualitas pelaksanaan tridarma perguruan tinggi, khususnya dalam bidang pendidikan dan penelitian kelautan serta perikanan.
Pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh Dr. Arfiani Rizki Paramata, S.Pi., M.Si diharapkan dapat memberikan kontribusi bagi pengembangan riset biodiversitas laut di Universitas Negeri Gorontalo, sekaligus mendorong lahirnya inovasi dan kolaborasi penelitian yang mendukung pengelolaan sumber daya kelautan secara berkelanjutan. Keikutsertaan ini juga menjadi wujud komitmen FKTP UNG dalam meningkatkan kompetensi dosen dan memperkuat peran perguruan tinggi dalam pengembangan ilmu pengetahuan dan teknologi kelautan di tingkat nasional maupun internasional.
Agenda Akreditasi Jurusan Manajemen Sumber Daya Perairan merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka mempersiapkan, memastikan, dan meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan standar akreditasi yang berlaku. Kegiatan ini mencakup evaluasi dokumen, pemenuhan data dan eviden, penataan administrasi akademik, serta koordinasi seluruh sivitas akademika untuk mendukung proses asesmen akreditasi.
Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP) Universitas Negeri Gorontalo turut berpartisipasi dalam Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (KONASPI) XII Tahun 2026 yang berlangsung di Bali.
Kehadiran perwakilan dosen FKTP UNG menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan, jejaring akademik, serta pertukaran gagasan dalam mendukung transformasi dan pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.
Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan akan melaksanakan Banding terkait dengan hasil Akreditasi dari BAN-PT.
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNG akan melakukan Akreditasi Program Studi. Adapun Program Studi yang akan di Akreditasi yakni Program Studi Teknologi Hasil Perikanan. Pelaksanaan Akreditasi pada tanggal 16- 18 September 2016.