
Gorontalo, 8 September 2026 — Program Studi S1 Ilmu Kelautan, Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) melaksanakan penarikan mahasiswa magang dari Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) Provinsi Gorontalo, Stasiun Meteorologi Djalaluddin Gorontalo setelah menyelesaikan rangkaian kegiatan magang.
Kegiatan penarikan ini menjadi penanda berakhirnya masa magang mahasiswa sekaligus bagian dari evaluasi atas proses pembelajaran yang telah dilaksanakan di lingkungan BMKG.
Selama menjalani magang, mahasiswa Ilmu Kelautan mendapatkan kesempatan untuk mengenal secara langsung berbagai aktivitas dan proses kerja yang berkaitan dengan meteorologi, klimatologi, pengamatan cuaca, serta pengelolaan dan pemanfaatan data. Pengalaman tersebut menjadi pembelajaran penting bagi mahasiswa dalam menghubungkan teori yang diperoleh di bangku perkuliahan dengan praktik di lapangan.
Keterlibatan mahasiswa di lingkungan BMKG juga memberikan wawasan mengenai pentingnya informasi meteorologi dan klimatologi dalam mendukung berbagai aktivitas masyarakat, termasuk sektor kelautan dan perikanan. Data cuaca dan kondisi atmosfer memiliki keterkaitan erat dengan aktivitas pelayaran, keselamatan di laut, pengelolaan sumber daya pesisir, hingga perencanaan kegiatan kelautan.
Melalui kegiatan magang ini, mahasiswa tidak hanya memperoleh pengalaman teknis, tetapi juga belajar mengenai disiplin kerja, komunikasi, tanggung jawab, kerja sama tim, serta adaptasi terhadap lingkungan kerja profesional.
Proses penarikan mahasiswa turut menjadi momentum untuk menyampaikan apresiasi kepada pihak BMKG Provinsi Gorontalo, khususnya Stasiun Meteorologi Djalaluddin Gorontalo, yang telah memberikan ruang pembelajaran dan pengalaman praktis kepada mahasiswa Program Studi Ilmu Kelautan FKTP UNG.
Bagi Program Studi Ilmu Kelautan, kegiatan magang merupakan salah satu bentuk pembelajaran yang mendukung pengembangan kompetensi mahasiswa agar memiliki kesiapan menghadapi dunia kerja. Kolaborasi dengan instansi terkait juga menjadi bagian penting dalam memperluas pengalaman mahasiswa sekaligus memperkuat keterkaitan antara pendidikan tinggi dan kebutuhan dunia profesional.
Dengan berakhirnya masa magang, mahasiswa diharapkan dapat membawa pengalaman dan pengetahuan yang diperoleh di BMKG untuk mendukung proses pembelajaran selanjutnya serta menjadi bekal dalam mengembangkan kompetensi di bidang ilmu kelautan.
Program Studi Ilmu Kelautan FKTP UNG terus mendorong mahasiswa untuk belajar tidak hanya di ruang kelas, tetapi juga melalui pengalaman langsung di lapangan sebagai bagian dari pembentukan lulusan yang kompeten, adaptif, dan siap berkontribusi dalam pembangunan sektor kelautan.
Agenda Akreditasi Jurusan Manajemen Sumber Daya Perairan merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka mempersiapkan, memastikan, dan meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan standar akreditasi yang berlaku. Kegiatan ini mencakup evaluasi dokumen, pemenuhan data dan eviden, penataan administrasi akademik, serta koordinasi seluruh sivitas akademika untuk mendukung proses asesmen akreditasi.
Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP) Universitas Negeri Gorontalo turut berpartisipasi dalam Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (KONASPI) XII Tahun 2026 yang berlangsung di Bali.
Kehadiran perwakilan dosen FKTP UNG menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan, jejaring akademik, serta pertukaran gagasan dalam mendukung transformasi dan pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.
Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan akan melaksanakan Banding terkait dengan hasil Akreditasi dari BAN-PT.
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNG akan melakukan Akreditasi Program Studi. Adapun Program Studi yang akan di Akreditasi yakni Program Studi Teknologi Hasil Perikanan. Pelaksanaan Akreditasi pada tanggal 16- 18 September 2016.