SEAGRASS VOICE 20 Bahas Masa Depan Restorasi Lamun di Indonesia

Oleh: Veggy Arman . 24 September 2026 . 19:32:14

GORONTALO — Upaya memperkuat pengetahuan dan kepedulian terhadap ekosistem lamun kembali mendapat ruang melalui SEAGRASS VOICE 20 #NGELAMUNSORESORE, sebuah forum diskusi yang mengangkat tema “Restorasi Lamun: Metode, Tantangan, dan Potensi Implementasi di Indonesia”.

Kegiatan ini juga mengangkat pembahasan mengenai perubahan karbon lamun secara nasional di Indonesia, sebagai bagian dari diskusi mengenai peran ekosistem lamun dalam menjaga kesehatan lingkungan pesisir dan mendukung agenda pengelolaan ekosistem laut berkelanjutan.

SEAGRASS VOICE 20 menghadirkan Andri Irawan, Ph.D., Peneliti Muda dari Pusat Riset Ekologi, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), sebagai narasumber. Sementara sesi sharing session dan moderator akan dipandu oleh Muhammad Hatiz, M.Sc., mahasiswa Ph.D. dari School of the Environment, The University of Queensland.

Forum tersebut dijadwalkan berlangsung secara daring melalui Zoom pada Jumat, 25 September 2026, pukul 14.00–15.30 WIB. Kegiatan juga menyediakan e-certificate bagi peserta.

Restorasi Lamun Jadi PerhatianLamun merupakan salah satu ekosistem pesisir penting yang memiliki fungsi ekologis, antara lain sebagai habitat dan tempat mencari makan berbagai biota laut, membantu menjaga stabilitas sedimen, serta berperan dalam penyimpanan karbon.

Dalam konteks restorasi, keberhasilan pemulihan padang lamun membutuhkan pemahaman mengenai kondisi ekosistem, metode rehabilitasi yang sesuai, tantangan di lapangan, serta pemantauan keberhasilan restorasi. Karena itu, pertukaran pengetahuan antara peneliti, akademisi, mahasiswa, komunitas, dan pemangku kepentingan menjadi penting untuk mendorong praktik restorasi yang lebih tepat.

Pembahasan mengenai karbon lamun juga menjadi bagian penting dalam forum ini. Informasi mengenai perubahan dan penyimpanan karbon pada ekosistem lamun dapat mendukung pemahaman yang lebih komprehensif mengenai kontribusi ekosistem pesisir terhadap isu perubahan iklim.

SEAGRASS VOICE 20 diharapkan menjadi ruang berbagi pengetahuan sekaligus memperluas jejaring para pemerhati lamun di Indonesia. Kegiatan ini juga dapat menjadi sarana bagi mahasiswa dan generasi muda untuk mengenal lebih dekat isu konservasi, restorasi, dan pemanfaatan berkelanjutan ekosistem pesisir.

Dengan mengangkat tema restorasi dan karbon lamun, SEAGRASS VOICE 20 #NGELAMUNSORESOREmenegaskan pentingnya kolaborasi berbagai pihak dalam menjaga ekosistem lamun sebagai bagian dari kekayaan pesisir Indonesia.

Informasi Kegiatan : Kegiatan: SEAGRASS VOICE 20 #NGELAMUNSORESORETema: Restorasi Lamun: Metode, Tantangan, dan Potensi Implementasi di IndonesiaBahasan: Perubahan karbon lamun secara nasional di IndonesiaNarasumber: Andri Irawan, Ph.D. — BRINSharing Session & Moderator: Muhammad Hatiz, M.Sc. — The University of QueenslandTanggal: Jumat, 25 September 2026Waktu: 14.00–15.30 WIBPlatform: ZoomFasilitas: Gratis e-certificate

Agenda

04 Januari - 04 Februari 2017

Banding Akreditasi Prodi MSP

Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan akan melaksanakan Banding terkait dengan hasil Akreditasi dari BAN-PT.

16 - 18 September 2016

VISITASI AKREDITASI PROGRAM STUDI TEKNOLOGI HASIL PERIKANAN

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNG akan melakukan Akreditasi Program Studi. Adapun Program Studi yang akan di Akreditasi yakni Program Studi Teknologi Hasil Perikanan. Pelaksanaan Akreditasi pada tanggal 16- 18 September 2016.

05 September - 07 Agustus 2016

VISITASI AKREDITASI PROGRAM STUDI MANAJEMEN SUMBERDAYA PERAIRAN

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNG dalam waktu dekat akan melakukan Akreditasi Program Studi. Adapun Program Studi yang akan di Akreditasi yakni Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan. Pelaksanaan Akreditasi pada tanggal 05 - 07 September 2016.

10 - 13 Maret 2016

Pengabdian Pada Masyarakat FPIK UNG

Pengabdian Pada Masyarakat Oleh Civitas FPIK UNG akan dilaksanakan di Kabupaten Buol-Sulawesi Tengah. Pengabdian ini sebagai bentuk upaya penjajakan kerja sama dengan antara FPIK UNG dengan Pemerintah Kabupaten Buol Sulawesi Tengah