
Gorontalo, 24 September 2026 — Dosen Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG), Sitty Ainsyah Habibie, S.Pi., M.Sc., turut berpartisipasi dalam Pertemuan Reguler Komite Pengelola Bersama Perikanan Tuna (KPBP) Tuna Provinsi Gorontalo yang dilaksanakan di Kota Gorontalo, Rabu, 23 September 2026. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari forum kolaborasi para pemangku kepentingan dalam membahas pengelolaan perikanan tuna di Provinsi Gorontalo. Forum KPBP Tuna atau Tuna Fisheries Co-Management Committee menjadi ruang untuk mempertemukan berbagai pihak yang memiliki perhatian dan kepentingan terhadap keberlanjutan sumber daya perikanan tuna.
Kehadiran akademisi dari FKTP UNG dalam forum tersebut turut memperkuat keterlibatan perguruan tinggi dalam pengelolaan sumber daya perikanan. Peran akademisi penting dalam menyediakan perspektif berbasis ilmu pengetahuan, khususnya dalam memahami kondisi sumber daya, dinamika perikanan, serta tantangan pengelolaan perikanan tuna secara berkelanjutan.
Perikanan tuna memiliki nilai penting bagi masyarakat pesisir dan nelayan di Gorontalo. Karena itu, pengelolaan yang memperhatikan aspek keberlanjutan sumber daya, kondisi ekosistem, aktivitas nelayan, serta aspek sosial dan ekonomi menjadi bagian penting dalam mendukung keberlangsungan sektor perikanan.
Pertemuan reguler ini juga menjadi momentum untuk memperkuat komunikasi dan koordinasi antarpemangku kepentingan. Sinergi antara pemerintah, akademisi, pelaku usaha, nelayan, komunitas, dan pihak terkait lainnya diperlukan agar pengelolaan perikanan tuna dapat dilakukan secara lebih terpadu.
Bagi FKTP UNG, keterlibatan dosen dalam forum seperti KPBP Tuna menjadi bentuk kontribusi perguruan tinggi dalam mendukung pembangunan sektor kelautan dan perikanan di daerah. Pengetahuan dan hasil kajian akademik dapat menjadi salah satu sumber informasi dalam memperkaya proses pengambilan keputusan dan penyusunan strategi pengelolaan perikanan.
Keikutsertaan Sitty Ainsyah Habibie, S.Pi., M.Sc. juga menunjukkan komitmen dosen FKTP UNG untuk terlibat dalam forum strategis yang berkaitan dengan keberlanjutan sumber daya perikanan dan kesejahteraan masyarakat pesisir.
Melalui kolaborasi multipihak yang terus diperkuat, pengelolaan perikanan tuna di Gorontalo diharapkan dapat berjalan dengan memperhatikan keseimbangan antara keberlanjutan sumber daya laut, kepentingan nelayan, dan manfaat ekonomi bagi masyarakat.
Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan akan melaksanakan Banding terkait dengan hasil Akreditasi dari BAN-PT.
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNG akan melakukan Akreditasi Program Studi. Adapun Program Studi yang akan di Akreditasi yakni Program Studi Teknologi Hasil Perikanan. Pelaksanaan Akreditasi pada tanggal 16- 18 September 2016.
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNG dalam waktu dekat akan melakukan Akreditasi Program Studi. Adapun Program Studi yang akan di Akreditasi yakni Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan. Pelaksanaan Akreditasi pada tanggal 05 - 07 September 2016.
Pengabdian Pada Masyarakat Oleh Civitas FPIK UNG akan dilaksanakan di Kabupaten Buol-Sulawesi Tengah. Pengabdian ini sebagai bentuk upaya penjajakan kerja sama dengan antara FPIK UNG dengan Pemerintah Kabupaten Buol Sulawesi Tengah