
Jurusan Manajemen Sumber Daya Perairan Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP) Universitas Negeri Gorontalo sukses menggelar kegiatan Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM) Mandiri di Desa Bongo, Kecamatan Batudaa Pantai, Kabupaten Gorontalo. Kegiatan ini berlangsung selama satu semester yaitu TA Ganjil 2024/2025, dengan melibatkan 31 mahasiswa FKTP, 6 Dosen Pendamping Lapangan serta masyarakat setempat.
Tujuan utama dari kegiatan MBKM Mandiri ini adalah untuk memperkenalkan dan mengembangkan konsep pendidikan yang berbasis pada pembelajaran di luar kelas, yang melibatkan langsung masyarakat dalam berbagai aspek kelautan dan perikanan. Para mahasiswa diberi kesempatan untuk belajar langsung dari para nelayan, petani tambak, serta kelompok masyarakat yang berfokus pada pemanfaatan sumber daya alam laut secara berkelanjutan.
Kegiatan ini mencakup berbagai program seperti monitoring kualitas air dan habitat perairan pantai, monitoring kondisi lamun, promosi destinasi wisata melalui media sosial dan pendataan UMKM masyarakat pesisir. Selain itu, para mahasiswa juga terlibat dalam semi riset di lapangan yang berfokus pada solusi terhadap masalah kelautan yang dihadapi oleh masyarakat Desa Bongo, seperti penurunan hasil tangkapan ikan dan kerusakan ekosistem laut.
Dekan Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan, Prof. Dr. Ir. Yuniarti Koniyo, MP, mengungkapkan bahwa kegiatan MBKM Mandiri ini merupakan wujud nyata dari komitmen fakultas dalam mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kualitas pendidikan tinggi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat. “Melalui MBKM Mandiri, kami tidak hanya memberikan pengetahuan teoritis kepada mahasiswa, tetapi juga mengajak mereka untuk terjun langsung ke lapangan, belajar dari pengalaman masyarakat, dan memberikan kontribusi nyata bagi pengembangan desa berbasis kelautan dan perikanan,” ujarnya.
Ketua Jurusan Manajemen Sumberdaya Perairan FKTP UNG Nuralim Pasisingi, S.Pi., M.Si, mengatakan "Kegiatan MBKM Mandiri yang kami selenggarakan di Desa Bongo ini merupakan wujud nyata dari komitmen kami untuk memberikan pendidikan yang tidak hanya berfokus pada teori, tetapi juga mengintegrasikan pembelajaran dengan praktik langsung di lapangan. Dengan melibatkan masyarakat lokal, kami ingin agar mahasiswa dapat merasakan secara langsung tantangan serta potensi yang ada di dunia perikanan dan kelautan, khususnya dalam pengelolaan sumber daya perairan yang berkelanjutan" ujarnya.
Kepala Desa Bongo, Yamin Nusi, S.Kom, juga menyambut baik pelaksanaan kegiatan ini dan berharap agar kegiatan serupa dapat terus berlanjut untuk membantu meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. “Kami sangat berterima kasih atas inisiatif ini, karena selain memberikan pelatihan yang berguna, kegiatan ini juga membuka peluang bagi anak-anak muda di desa kami untuk lebih mengenal dunia kelautan dan perikanan secara profesional,” ujar aya Yamin.
Selain itu, kegiatan MBKM Mandiri ini juga diharapkan dapat menjadi contoh bagi desa-desa lain di sekitar Kabupaten Gorontalo dalam mengembangkan potensi kelautan dan perikanan secara berkelanjutan dan berbasis komunitas.
Dengan suksesnya acara ini, Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan UNG berharap bisa terus berkolaborasi dengan masyarakat lokal untuk menciptakan solusi yang inovatif dan berkelanjutan bagi pengelolaan sumber daya alam laut di Indonesia.
Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan akan melaksanakan Banding terkait dengan hasil Akreditasi dari BAN-PT.
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNG akan melakukan Akreditasi Program Studi. Adapun Program Studi yang akan di Akreditasi yakni Program Studi Teknologi Hasil Perikanan. Pelaksanaan Akreditasi pada tanggal 16- 18 September 2016.
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNG dalam waktu dekat akan melakukan Akreditasi Program Studi. Adapun Program Studi yang akan di Akreditasi yakni Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan. Pelaksanaan Akreditasi pada tanggal 05 - 07 September 2016.
Pengabdian Pada Masyarakat Oleh Civitas FPIK UNG akan dilaksanakan di Kabupaten Buol-Sulawesi Tengah. Pengabdian ini sebagai bentuk upaya penjajakan kerja sama dengan antara FPIK UNG dengan Pemerintah Kabupaten Buol Sulawesi Tengah