
Gorontalo, 1 Oktober 2026, Kredibilitas data menjadi salah satu aspek penting dalam mendukung pengelolaan perikanan yang berkelanjutan sekaligus memperluas akses pasar produk perikanan Indonesia. Hal tersebut akan menjadi fokus pembahasan dalam webinar “Kredibilitas Data, Masa Depan Tuna” yang akan dilaksanakan pada Rabu, 7 Oktober 2026.
Webinar ini mengangkat tema “Peran Pengumpulan Data untuk Perikanan Berkelanjutan dan Peningkatan Akses Pasar”. Kegiatan akan berlangsung secara daring melalui Zoom pada pukul 10.00–12.00 WIB dan terbuka untuk umum. Kegiatan tersebut menghadirkan narasumber dari berbagai latar belakang, mulai dari bidang sains dan riset, kebijakan dan regulasi, hingga praktisi perikanan serta lembaga konservasi. Kehadiran berbagai perspektif tersebut diharapkan dapat memberikan gambaran yang lebih komprehensif mengenai pentingnya data dalam pengelolaan perikanan tuna.
Panel narasumber dalam webinar ini terdiri atas Lilis Sadiyah dari Pusat Riset Sistem Biota, Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN), yang akan memberikan perspektif dari bidang sains dan riset. Selanjutnya, Ade Januar dari Direktorat Pengelolaan Sumber Daya Ikan, Kementerian Kelautan dan Perikanan, akan membahas aspek kebijakan dan regulasi. Perspektif praktik di lapangan akan dihadirkan melalui Putra Satria Timur dari Yayasan Masyarakat dan Perikanan Indonesia serta Mistun Ajasrois, Purnatugas Pemantau Kapal Perikanan KKP 2024. Sementara itu, aspek konservasi akan diwakili oleh Shinta Yuniarta dari Yayasan Konservasi Alam Nusantara. Webinar ini juga akan menghadirkan perwakilan Rekam Nusantara untuk melengkapi diskusi mengenai data dan perikanan.
Pengumpulan data menjadi bagian penting dalam memahami kondisi dan perkembangan perikanan tuna. Data yang kredibel dapat menjadi dasar bagi berbagai pihak dalam memahami kondisi sumber daya, menyusun kebijakan, serta mendukung praktik pengelolaan perikanan yang berkelanjutan. Melalui webinar ini, peserta akan diajak melihat persoalan data tuna dari berbagai sudut pandang, mulai dari bagaimana data dikumpulkan dan dimanfaatkan dalam riset, bagaimana data berkaitan dengan kebijakan dan regulasi, hingga bagaimana kondisi pengumpulan data dipahami dari pengalaman praktisi di lapangan. Pembahasan tersebut juga berkaitan dengan akses pasar, terutama dalam konteks kebutuhan akan informasi yang dapat mendukung pengelolaan dan pemanfaatan produk perikanan secara bertanggung jawab.
Webinar “Kredibilitas Data, Masa Depan Tuna” terbuka bagi berbagai kalangan, termasuk akademisi dan peneliti, mahasiswa dan alumni, praktisi perikanan, pelaku usaha, serta pemerhati lingkungan. Peserta yang mengikuti kegiatan ini akan memperoleh sejumlah manfaat, di antaranya e-sertifikat resmi, wawasan mengenai riset dan data terkini, kesempatan membangun jejaring dengan praktisi dan pemangku kepentingan, serta kesempatan memperoleh doorprize. Kegiatan ini dapat menjadi ruang bagi mahasiswa dan masyarakat untuk memperluas pemahaman mengenai hubungan antara data, pengelolaan sumber daya perikanan, keberlanjutan, dan pengembangan sektor tuna Indonesia.
Bagi masyarakat yang berminat mengikuti webinar, pendaftaran dapat dilakukan melalui tautan https://bit.ly/webinarap2hi atau dengan memindai QR code yang tersedia pada materi publikasi kegiatan. Melalui forum ini, pembahasan mengenai “Kredibilitas Data, Masa Depan Tuna” diharapkan dapat memperkuat pemahaman mengenai pentingnya data yang berkualitas sebagai bagian dari upaya membangun perikanan tuna yang berkelanjutan serta mendukung peningkatan akses pasar.
Agenda Akreditasi Jurusan Manajemen Sumber Daya Perairan merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka mempersiapkan, memastikan, dan meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan standar akreditasi yang berlaku. Kegiatan ini mencakup evaluasi dokumen, pemenuhan data dan eviden, penataan administrasi akademik, serta koordinasi seluruh sivitas akademika untuk mendukung proses asesmen akreditasi.
Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP) Universitas Negeri Gorontalo turut berpartisipasi dalam Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (KONASPI) XII Tahun 2026 yang berlangsung di Bali.
Kehadiran perwakilan dosen FKTP UNG menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan, jejaring akademik, serta pertukaran gagasan dalam mendukung transformasi dan pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.
Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan akan melaksanakan Banding terkait dengan hasil Akreditasi dari BAN-PT.
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNG akan melakukan Akreditasi Program Studi. Adapun Program Studi yang akan di Akreditasi yakni Program Studi Teknologi Hasil Perikanan. Pelaksanaan Akreditasi pada tanggal 16- 18 September 2016.