
Gorontalo, 5 Agustus 2025 – Universitas Negeri Gorontalo (UNG) resmi melepas mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) ke berbagai desa di Gorontalo, salah satunya dengan mengusung tema “Transformasi Digital Profil Desa: Integrasi SDGs untuk Pemetaan Potensi, Risiko, dan Tata Kelola Berkelanjutan.” Tema ini menjadi bagian dari komitmen UNG dalam memperkuat kapasitas tata kelola desa berbasis data dan teknologi.
Mahasiswa yang diterjunkan akan melakukan pendampingan kepada pemerintah desa dalam proses digitalisasi profil desa, pengumpulan dan pemetaan data potensi sumber daya alam, sosial, ekonomi, serta identifikasi risiko wilayah seperti rawan bencana dan kemiskinan. Data tersebut akan dikembangkan menjadi profil digital yang terintegrasi dengan indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs).
Dosen Pembimbing Lapangan (DPL) Sitty Ainsyah Habibie, S.Pi, M.Sc. menjelaskan bahwa transformasi digital merupakan langkah penting menuju pemerintahan desa yang transparan, adaptif, dan mampu merancang kebijakan berbasis bukti.
“Kami ingin agar desa mampu mengakses, membaca, dan memanfaatkan data yang dimiliki secara digital. Dengan begitu, desa bisa menyusun perencanaan pembangunan yang lebih terarah dan berkelanjutan sesuai prinsip-prinsip SDGs,” ujarnya.
Mahasiswa akan melakukan pelatihan digital kepada perangkat desa, menyusun database berbasis sistem informasi desa, serta mendampingi pembuatan peta potensi dan risiko wilayah yang dapat diakses secara daring.
Program ini mendapat sambutan antusias dari pemerintah desa setempat. Kepala desa yang menjadi lokasi kegiatan menyatakan bahwa digitalisasi data desa adalah kebutuhan mendesak yang belum banyak disentuh secara teknis dan komprehensif.
“Kehadiran mahasiswa UNG sangat membantu kami. Ini bukan hanya tentang teknologi, tapi bagaimana desa kami bisa mengenal potensi dan tantangan secara lebih akurat,” ungkapnya.
Selama 45 hari pelaksanaan KKN, mahasiswa juga akan mengintegrasikan pendekatan partisipatif dengan masyarakat agar hasil digitalisasi tidak hanya dimiliki oleh pemerintah desa, tetapi juga diketahui dan dimanfaatkan oleh warga sebagai bagian dari keterbukaan informasi publik.
Program ini diharapkan menjadi role model bagi transformasi desa-desa lain dalam penguatan sistem tata kelola dan perencanaan pembangunan yang berbasis data, teknologi, dan keberlanjutan.
Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan akan melaksanakan Banding terkait dengan hasil Akreditasi dari BAN-PT.
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNG akan melakukan Akreditasi Program Studi. Adapun Program Studi yang akan di Akreditasi yakni Program Studi Teknologi Hasil Perikanan. Pelaksanaan Akreditasi pada tanggal 16- 18 September 2016.
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNG dalam waktu dekat akan melakukan Akreditasi Program Studi. Adapun Program Studi yang akan di Akreditasi yakni Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan. Pelaksanaan Akreditasi pada tanggal 05 - 07 September 2016.
Pengabdian Pada Masyarakat Oleh Civitas FPIK UNG akan dilaksanakan di Kabupaten Buol-Sulawesi Tengah. Pengabdian ini sebagai bentuk upaya penjajakan kerja sama dengan antara FPIK UNG dengan Pemerintah Kabupaten Buol Sulawesi Tengah