Hari Pari Manta Sedunia: Menguatkan Kesadaran Konservasi Laut melalui Pendidikan dan Riset

Oleh: Veggy Arman . 17 September 2026 . 11:00:08

Gorontalo, 17 September 2026, diperingati sebagai World Manta Day atau Hari Pari Manta Sedunia, sebuah momentum global untuk meningkatkan perhatian terhadap pari manta dan pari setan (manta and devil rays) serta berbagai ancaman yang dihadapinya. World Manta Day pertama kali diluncurkan oleh Manta Trust pada 17 September 2020sebagai upaya meningkatkan kesadaran publik mengenai pentingnya perlindungan kelompok satwa laut tersebut.

Pari manta merupakan bagian penting dari keanekaragaman hayati laut dan memiliki nilai ekologis maupun ilmiah. Namun, keberadaannya menghadapi berbagai tekanan, antara lain aktivitas perikanan, tangkapan sampingan (bycatch), perdagangan internasional, serta perubahan dan kehilangan habitat. Manta Trust mencatat bahwa konservasi pari manta membutuhkan dukungan penelitian, edukasi, penguatan perlindungan, serta kolaborasi berbagai pihak.

Bagi Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP) Universitas Negeri Gorontalo (UNG), momentum Hari Pari Manta Sedunia dapat menjadi pengingat akan pentingnya peran perguruan tinggi dalam membangun pengetahuan dan kepedulian terhadap ekosistem laut. Melalui pendidikan, penelitian, dan pengabdian kepada masyarakat, bidang kelautan dapat berkontribusi dalam memperkuat pemahaman mengenai biodiversitas laut, habitat spesies, serta berbagai tantangan pengelolaan sumber daya kelautan secara berkelanjutan.

Momentum ini juga relevan dengan pengembangan ilmu kelautan yang berbasis data dan sains. Penelitian mengenai pari manta, misalnya, dapat mencakup aspek distribusi dan habitat, perilaku, interaksi dengan aktivitas perikanan, hingga pemanfaatan teknologi untuk pemantauan. Manta Trust sendiri melaporkan penggunaan foto identifikasi, pemantauan bawah laut, dan teknologi lainnya dalam penelitian pari manta untuk memahami pergerakan serta habitatnya.

Melalui momentum Hari Pari Manta Sedunia, FKTP UNG mengajak untuk terus mengenal, memahami, dan menjaga keanekaragaman hayati laut. Karena menjaga pari manta bukan hanya tentang melindungi satu spesies, tetapi juga tentang menjaga pengetahuan, ekosistem, dan masa depan laut.

“Menjaga Pari Manta, Menjaga Keanekaragaman Hayati Laut.”FKTP UNG — Dari Kampus untuk Laut yang Lebih Lestari.

Agenda

8 - 9 Oktober 2026

Akreditas Jurusan Manajemen Sumber Daya Perairan

Agenda Akreditasi Jurusan Manajemen Sumber Daya Perairan merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka mempersiapkan, memastikan, dan meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan standar akreditasi yang berlaku. Kegiatan ini mencakup evaluasi dokumen, pemenuhan data dan eviden, penataan administrasi akademik, serta koordinasi seluruh sivitas akademika untuk mendukung proses asesmen akreditasi.

2 - 4 Oktober 2026

KONASPI XII 2026 di Bali

Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP) Universitas Negeri Gorontalo turut berpartisipasi dalam Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (KONASPI) XII Tahun 2026 yang berlangsung di Bali.
Kehadiran perwakilan dosen FKTP UNG menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan, jejaring akademik, serta pertukaran gagasan dalam mendukung transformasi dan pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.

04 Januari - 04 Februari 2017

Banding Akreditasi Prodi MSP

Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan akan melaksanakan Banding terkait dengan hasil Akreditasi dari BAN-PT.

16 - 18 September 2016

VISITASI AKREDITASI PROGRAM STUDI TEKNOLOGI HASIL PERIKANAN

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNG akan melakukan Akreditasi Program Studi. Adapun Program Studi yang akan di Akreditasi yakni Program Studi Teknologi Hasil Perikanan. Pelaksanaan Akreditasi pada tanggal 16- 18 September 2016.