
Gorontalo, 5 Oktober 2026 - Dosen Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan Universitas Negeri Gorontalo, Dr. Mulis, S.Pi., M.Sc, menjadi salah satu narasumber dalam program siaran RRI Pro 1 Gorontalo yang mengangkat tema Inovasi Budidaya Ikan Nila, Dorong Ketahanan Pangan.
Program "Tamu Kita" tersebut dijadwalkan berlangsung pada Senin, 5 Oktober 2026, pukul 16.00 hingga 16.50 WITA dan disiarkan melalui RRI Pro 1 FM 101,8 MHz. Masyarakat juga dapat mengikuti siaran secara interaktif melalui layanan RRI Digital dan kanal YouTube RRI NET Gorontalo.
Dalam kegiatan tersebut, Dr. Mulis hadir sebagai akademisi Jurusan Budidaya Perairan, Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan UNG, bersama Syafri Ab Kasim, S.IK., M.Si., selaku Kabid Perikanan Budidaya Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Gorontalo, serta Tomy Suleman, pembudidaya ikan nila. Diskusi dipandu oleh presenter RRI Gorontalo, Yusri M. Punonoo.
Sesuai tema yang diangkat, program tersebut menjadi ruang dialog untuk membahas pengembangan budidaya ikan nila dan kaitannya dengan upaya memperkuat ketahanan pangan. Keterlibatan Dr. Mulis sebagai akademisi FKTP UNG menunjukkan peran perguruan tinggi dalam memberikan perspektif berbasis ilmu pengetahuan dalam pengembangan sektor perikanan budidaya. Kehadiran akademisi bersama pemerintah daerah dan pelaku usaha atau pembudidaya juga menghadirkan perspektif yang lebih beragam mengenai pengembangan komoditas ikan nila.
Budidaya ikan nila merupakan salah satu bidang yang memiliki keterkaitan dengan pengembangan perikanan dan penyediaan sumber pangan. Karena itu, inovasi dalam teknologi dan praktik budidaya menjadi bagian penting dalam mendorong produktivitas sekaligus menjaga keberlanjutan kegiatan budidaya. Melalui kehadirannya dalam program RRI Pro 1 Gorontalo, FKTP UNG turut mengambil bagian dalam membangun literasi masyarakat mengenai perikanan budidaya sekaligus memperkuat hubungan antara perguruan tinggi, pemerintah, dan pelaku usaha perikanan.
Kegiatan ini sekaligus memperlihatkan bahwa ilmu pengetahuan yang dikembangkan di lingkungan perguruan tinggi dapat dihadirkan dalam ruang publik untuk mendukung pemahaman masyarakat dan pengembangan sektor perikanan di Gorontalo.
Agenda Akreditasi Jurusan Manajemen Sumber Daya Perairan merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka mempersiapkan, memastikan, dan meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan standar akreditasi yang berlaku. Kegiatan ini mencakup evaluasi dokumen, pemenuhan data dan eviden, penataan administrasi akademik, serta koordinasi seluruh sivitas akademika untuk mendukung proses asesmen akreditasi.
Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP) Universitas Negeri Gorontalo turut berpartisipasi dalam Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (KONASPI) XII Tahun 2026 yang berlangsung di Bali.
Kehadiran perwakilan dosen FKTP UNG menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan, jejaring akademik, serta pertukaran gagasan dalam mendukung transformasi dan pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.
Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan akan melaksanakan Banding terkait dengan hasil Akreditasi dari BAN-PT.
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNG akan melakukan Akreditasi Program Studi. Adapun Program Studi yang akan di Akreditasi yakni Program Studi Teknologi Hasil Perikanan. Pelaksanaan Akreditasi pada tanggal 16- 18 September 2016.