
Gorontalo, 31 Agustus 2026 — Upaya memperkuat ketahanan pangan keluarga melalui pemanfaatan potensi pangan lokal terus dilakukan melalui kegiatan edukasi dan pelatihan kepada masyarakat. Salah satunya melalui kegiatan “Penguatan Ketahanan Pangan Keluarga melalui Pelatihan Literasi, Numerasi, dan Diversifikasi Olahan Pangan Berbasis Lokal” yang dilaksanakan pada 31 Agustus 2026.
Kegiatan tersebut menghadirkan Ibu Iin S. Lantu, S.Pi., M.Si. sebagai pemateri. Kegiatan diikuti oleh mahasiswa dan peserta kegiatan yang bersama-sama mendapatkan pembekalan mengenai pentingnya literasi, numerasi, serta pemanfaatan bahan pangan lokal dalam mendukung ketahanan pangan keluarga.
Dalam kegiatan tersebut, peserta diajak memahami bahwa ketahanan pangan tidak hanya berkaitan dengan ketersediaan bahan pangan, tetapi juga kemampuan keluarga dalam mengelola, mengolah, memanfaatkan, dan mengembangkan potensi pangan yang tersedia di lingkungan sekitar.
Materi mengenai diversifikasi olahan pangan menjadi salah satu bagian penting dalam kegiatan. Pemanfaatan bahan pangan lokal melalui berbagai bentuk olahan dapat meningkatkan nilai guna sekaligus membuka peluang pengembangan produk pangan yang memiliki nilai ekonomi.
Sementara itu, penguatan literasi dan numerasi memberikan bekal kepada peserta untuk lebih memahami informasi, melakukan perencanaan, serta menghitung kebutuhan dan potensi usaha sederhana yang berkaitan dengan pengolahan pangan.
Kegiatan ini juga menjadi ruang pembelajaran yang menghubungkan pengetahuan akademik dengan kebutuhan masyarakat. Peserta tidak hanya memperoleh materi secara teoritis, tetapi juga didorong untuk melihat potensi sumber daya lokal sebagai bagian dari solusi dalam membangun ketahanan pangan keluarga.
Keterlibatan Iin S. Lantu, S.Pi., M.Si. sebagai pemateri turut memperkuat kontribusi akademisi dalam memberikan edukasi kepada masyarakat melalui pendekatan yang aplikatif dan berbasis potensi lokal.
Melalui kegiatan tersebut, diharapkan peserta mampu menerapkan pengetahuan yang diperoleh dalam kehidupan sehari-hari serta mendorong pemanfaatan pangan lokal secara lebih kreatif, produktif, dan berkelanjutan.
Kegiatan penguatan ketahanan pangan keluarga ini sekaligus menjadi bagian dari upaya membangun masyarakat yang lebih mandiri dalam mengelola sumber daya pangan dan mengembangkan potensi ekonomi berbasis lokal.
Agenda Akreditasi Jurusan Manajemen Sumber Daya Perairan merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka mempersiapkan, memastikan, dan meningkatkan mutu penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan standar akreditasi yang berlaku. Kegiatan ini mencakup evaluasi dokumen, pemenuhan data dan eviden, penataan administrasi akademik, serta koordinasi seluruh sivitas akademika untuk mendukung proses asesmen akreditasi.
Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP) Universitas Negeri Gorontalo turut berpartisipasi dalam Konvensi Nasional Pendidikan Indonesia (KONASPI) XII Tahun 2026 yang berlangsung di Bali.
Kehadiran perwakilan dosen FKTP UNG menjadi bagian dari upaya memperluas wawasan, jejaring akademik, serta pertukaran gagasan dalam mendukung transformasi dan pengembangan pendidikan tinggi di Indonesia.
Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan akan melaksanakan Banding terkait dengan hasil Akreditasi dari BAN-PT.
Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNG akan melakukan Akreditasi Program Studi. Adapun Program Studi yang akan di Akreditasi yakni Program Studi Teknologi Hasil Perikanan. Pelaksanaan Akreditasi pada tanggal 16- 18 September 2016.