Dosen FKTP UNG dan Pemateri Eksternal Dampingi Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Ikan Pelagis di Bintalahe

Oleh: Veggy Arman . 21 September 2026 . 10:33:40

BONE BOLANGO – Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) Universitas Negeri Gorontalo (UNG) Tahun 2026 melaksanakan kegiatan Sosialisasi Pemanfaatan Limbah Ikan Pelagis pada Produk Berbasis Pangan Lokal untuk Peningkatan Pangan Bermineral dan Usaha Wisata Kuliner di Desa Bintalahe, Kecamatan Kabila Bone, Kabupaten Bone Bolango, Senin (21/9/2026).

Kegiatan yang dilaksanakan di Kantor Desa Bintalahe ini menjadi salah satu bentuk edukasi kepada masyarakat dalam mengoptimalkan potensi hasil perikanan, khususnya ikan pelagis, melalui pemanfaatan limbah menjadi produk pangan bernilai tambah.

Sosialisasi menghadirkan Prof. Rahim Husain, S.Pi., M.Si., dosen Fakultas Kelautan dan Teknologi Perikanan (FKTP) Universitas Negeri Gorontalo, sebagai salah satu pemateri. Kehadiran akademisi FKTP UNG memberikan penguatan dari sisi keilmuan, khususnya terkait pemanfaatan sumber daya perikanan dan pengembangan produk berbasis potensi lokal.

Selain itu, kegiatan juga menghadirkan Dr. Hendrik David Julianus Borolla, SKM., MH.Kes. sebagai pemateri eksternal. Materi yang disampaikan turut memperkaya pemahaman peserta mengenai aspek kesehatan dan keamanan dalam pemanfaatan serta pengolahan produk pangan berbasis hasil perikanan.

Melalui kegiatan tersebut, masyarakat diperkenalkan pada berbagai peluang pemanfaatan bagian ikan yang selama ini berpotensi menjadi limbah. Dengan pengolahan yang tepat, limbah ikan pelagis dapat dikembangkan menjadi produk pangan yang memiliki nilai tambah sekaligus berpotensi mendukung pemenuhan kebutuhan gizi dan mineral masyarakat.

Tidak hanya berfokus pada aspek pangan, sosialisasi juga mengangkat peluang pengembangan usaha wisata kuliner berbasis potensi lokal. Inovasi pengolahan dan pengemasan produk perikanan diharapkan dapat menjadi peluang usaha baru sekaligus memperkuat karakteristik produk khas Desa Bintalahe.

Kegiatan ini juga menjadi ruang kolaborasi antara mahasiswa KKN-T UNG, dosen, pemateri eksternal, pemerintah desa, dan masyarakat dalam mendorong pemanfaatan sumber daya lokal secara lebih optimal. Berbagai produk olahan yang ditampilkan menjadi contoh bahwa hasil perikanan dapat dikembangkan menjadi produk yang memiliki nilai ekonomi lebih tinggi.

Melalui kegiatan tersebut, KKN-T UNG 2026 diharapkan mampu memberikan kontribusi nyata dalam meningkatkan pengetahuan masyarakat mengenai pemanfaatan limbah perikanan, inovasi pangan lokal, keamanan pangan, serta peluang pengembangan ekonomi berbasis wisata kuliner.

Desa Bintalahe sebagai salah satu wilayah pesisir memiliki potensi sumber daya perikanan yang besar untuk dikembangkan. Melalui sinergi antara perguruan tinggi dan masyarakat, potensi tersebut diharapkan dapat diolah secara inovatif dan berkelanjutan sehingga memberikan manfaat bagi peningkatan ekonomi dan kesejahteraan

Agenda

04 Januari - 04 Februari 2017

Banding Akreditasi Prodi MSP

Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan akan melaksanakan Banding terkait dengan hasil Akreditasi dari BAN-PT.

16 - 18 September 2016

VISITASI AKREDITASI PROGRAM STUDI TEKNOLOGI HASIL PERIKANAN

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNG akan melakukan Akreditasi Program Studi. Adapun Program Studi yang akan di Akreditasi yakni Program Studi Teknologi Hasil Perikanan. Pelaksanaan Akreditasi pada tanggal 16- 18 September 2016.

05 September - 07 Agustus 2016

VISITASI AKREDITASI PROGRAM STUDI MANAJEMEN SUMBERDAYA PERAIRAN

Fakultas Perikanan dan Ilmu Kelautan UNG dalam waktu dekat akan melakukan Akreditasi Program Studi. Adapun Program Studi yang akan di Akreditasi yakni Program Studi Manajemen Sumberdaya Perairan. Pelaksanaan Akreditasi pada tanggal 05 - 07 September 2016.

10 - 13 Maret 2016

Pengabdian Pada Masyarakat FPIK UNG

Pengabdian Pada Masyarakat Oleh Civitas FPIK UNG akan dilaksanakan di Kabupaten Buol-Sulawesi Tengah. Pengabdian ini sebagai bentuk upaya penjajakan kerja sama dengan antara FPIK UNG dengan Pemerintah Kabupaten Buol Sulawesi Tengah